Kaltim, Portonews.com : Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) melalui KADIN Regenerative Forest Business Sub Hub (RFBSH) mengadakan Sosialisasi Multi Usaha Kehutanan dan Piloting Project Multi Usaha Kehutanan (MUK) di kawasan KalimantanTimur.
Multi Usaha Kehutanan yang tergolong sebagai paradigma model bisnis kehutanan baru, maka KADIN sebagaiwadah segala jenis usaha berupaya untuk menjembatani transformasibisniskehutanan menuju MultiUsahaKehutanan.
MUK sendiri juga di dukung oleh beberapa kebijakan,diantaranya:UUNo.11Tahun2020 tentang Cipta Kerja,dan PP No.23 tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Kehutanan, dasar kebijakan ini memberikan peluang kepada para pengusaha Kehutanan untuk dapat mendiversifikasikan usahanya serta memiliki dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi,kesejahteraan masyarakat, kelestarian lingkungan serta capaian Nationally
DeterminedContributions(NDC).
KADIN RFBSH berupaya untuk menciptakan enabling condition bagi implementasi MUK di Indonesia, KADIN RFBSH telah melakukan serangkaian kegiatan dialog, sharing knowledge dan pembelajaran kesiapan implementasi langsung selama satu tahun terakhir. Kegiatan Sosialisasiinijuga sekaligus menjaditanda untuk terlaksananya pilotproject MUK dikawasan kehutanan Kalimantan Timur ,kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan awareness masyarakat serta pelaku usaha kehutanan untuk dapat berelaborasi serta berpartisipasi dalam piloting project Multi Usaha Kehutanan di KalimantanTimur untuk menuju usaha kehutanan yang lestari.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Platinum, Balikpapan ini pada 17 Maret 2023 turut di hadiri oleh, KrisdiantoS. Hut.,M.Sc., Ph.D (Direktur Bina Pengelolaandan Pemasaran Hasil Hutan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia) yang memberikan key note speech terkait dengan dukungan Pemerintah
dalam pelaksanaan Multi Usaha Kehutanan, serta Ketua KADIN Daerah Kalimantan Timur Dayang Donna Faroek,Silverius Oscar Unggul (Wakil Ketua Umum KADIN Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan).
Selain itu kegiatan ini juga di hadiri oleh beberapa nara sumber dari berbagai pihak seperti,Joko Istanto,S.P.,M.Si,(Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Timur), Izabella Indrawati, S.H.,LL.M.( Legal Director INDIKA NATURE), Teddy Soemantri ( Owner Java nero Indonesia), DR.Suprapto,S.T., M.Sc .( Direktur PT. Naturan Aromatik Nusantara), dan Heriyadi (Direktur Eksekutif Lembaga Eko Label Indonesia) yang akan memberikan paparan terkait dengan hasil temuan tentang skema pelaksanaan Multi Usaha Kehutanan. Sebagai penanggap juga akan ada Prof. Dr. Rudianto Amirta, S.Hut.,M.P (Dekan Fakultas Kehutanan Universitas Mulawarman.)