Jakarta, Portonews.com – PT Elnusa Tbk (ELSA) menyatakan bahwa telah merampungkan Survei Marine 2D Seismic & Magnetic Data Acquisition di Semenanjung Indocina, Vietnam.
Menurut Direktur Utama ELSA, Elizar P Hasibuan, kerja sama survei seismik di Vietnam ini merupakan pertama kali antara Elnusa dan SOCO.
“Kami berterima kasih atas kepercayaan yang telah diberikan. Semoga Elnusa dan SOCO dapat terus bekerja sama dan tumbuh bersama ke depannya,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta.
Elizar mengungkapkan, Elnusa berhasil menyelesaikan pekerjaan lebih cepat dari durasi yang tercantum dalam kontrak. Sebelumnya, survei seismik ini berakhir pada Mei 2019 dengan total Panjang lintasan survei sejauh 7000 km.
Selain itu, Elizar menambahkan, hasil baik ini dapat terlaksana lantaran adanya diversifikasi portofolio Elnusa Group. Dalam hal ini, Elnusa melibatkan Elnusa Trans Samudera (ETSA) yang merupakan anak usaha Elnusa yang memiliki kompetensi dalam marine support sekaligus operator vessel Elsa Regent.
“Pihaknya mengeklaim bahwa Elsa Regent merupakan kapal seismik tercanggih di Indonesia saat ini yang dinakhodai dan diawaki 100% putra-putri Indonesia. Elsa Regent memiliki kapasitas hingga 12 streamer dengan panjang setiap streamer mencapai 10 km, sehingga sangat ideal untuk melakukan pekerjaan survei seismik di area lautan luas dan dalam,” katanya.
Sementara itu, lanjutnya, Elsa Regent juga mampu menghasilkan gambar 3D seismik bawah permukaan dengan kualitas dan keakuratan yang sangat tinggi, mampu melakukan perekaman data saat berbelok sehingga efisien waktu dan biaya, perekaman data dapat dilakukan terus-menerus dan dapat menghasilkan data baku yang langsung dapat diproses lebih lanjut.
Hingga kini, Elizar menjelaskan, Elsa Regent tengah mendukung Pertamina Hulu Energi untuk melakukan survei seismik marine pada Blok North Sumatera Offshore. Pekerjaan ini merupakan bentuk sinergi antar Pertamina Group dan diharapkan akan rampung dalam 21 hari.